Film Natal tidak hanya menjadi hiburan untuk keluarga, tetapi juga mampu menampilkan cerita mendalam dan sinematografi berkualitas yang menarik perhatian ajang penghargaan Oscar. Dari drama yang emosional hingga animasi yang memukau, inilah deretan film Natal modern yang pernah mendapatkan nominasi Oscar, check these out!
Jesper, seorang anak manja yang diasingkan oleh ayahnya, dikirim ke kota terpencil bernama Smeerensburg untuk menjadi tukang pos. Kota itu penuh dengan perselisihan dan kekacauan, sehingga membuat tugas Jesper mengirim surat menjadi hampir mustahil. Namun, segalanya berubah ketika ia bertemu Klaus, seorang pembuat mainan misterius yang tinggal di tengah hutan.
Jesper dan Klaus mulai bekerja sama untuk menghidupkan kembali semangat kebahagiaan di kota tersebut. Mereka menciptakan tradisi pemberian hadiah kepada anak-anak, yang secara perlahan mengubah perilaku penduduk kota. Konflik antara dua keluarga besar di kota mulai mereda, dan Smeerensburg perlahan berubah menjadi tempat yang damai dan penuh kehangatan.
Melalui perjalanan ini, Jesper belajar tentang pengorbanan dan arti sebenarnya dari kebaikan. Film animasi ini dinominasikan untuk kategori Film Animasi Terbaik di Oscar, berkat visualnya yang indah dan cerita yang menyentuh hati.
7. The Nightmare Before Christmas (1993)
Jack Skellington, Raja Labu dari Halloween Town, merasa bosan dengan rutinitas perayaan Halloween yang monoton. Suatu hari, Jack menemukan sebuah portal yang membawanya ke Christmas Town, sebuah dunia penuh keceriaan, warna, dan semangat Natal. Terpesona oleh suasana baru ini, Jack memutuskan untuk membawa Natal ke Halloween Town, dengan harapan memberikan perubahan besar di kotanya.
Namun, keinginan Jack untuk mengambil alih peran Santa Claus justru menciptakan kekacauan. Penduduk Halloween Town yang tidak memahami esensi Natal malah menciptakan bencana. Jack menculik Santa Claus, yang kemudian membuat Natal dalam bahaya besar. Di tengah kegagalannya, Jack menyadari bahwa ia harus menghargai identitasnya sebagai Raja Labu dan mengembalikan Natal ke keadaan semula.
Cerita ini berakhir dengan Jack membantu Santa Claus menyelamatkan Natal. Hubungannya dengan Sally, seorang boneka kain yang mencintainya, memberikan sentuhan emosional pada kisah ini. Film ini dinominasikan untuk Efek Visual Terbaik di Oscar dan tetap dikenang sebagai karya animasi stop-motion yang unik dan penuh imajinasi.
Seorang anak laki-laki yang mulai kehilangan kepercayaan pada Santa Claus mendapati dirinya diundang untuk menaiki kereta misterius bernama Polar Express pada malam Natal. Kereta ini memiliki tujuan yang luar biasa: Kutub Utara, tempat Santa Claus tinggal. Di perjalanan, ia bertemu dengan anak-anak lain yang juga memiliki keraguan atau tantangan pribadi, menciptakan dinamika yang kaya di sepanjang perjalanan.
Sepanjang perjalanan di Polar Express, anak-anak menghadapi berbagai rintangan yang menguji keberanian dan kepercayaan mereka. Kereta melewati jalur berbahaya, termasuk es yang retak dan tanjakan curam, yang mencerminkan perjalanan emosional anak-anak tersebut. Di tengah perjalanan, sang anak mulai memahami pentingnya percaya pada hal-hal yang tidak bisa dilihat.
Sesampainya di Kutub Utara, ia diberi kesempatan untuk bertemu langsung dengan Santa Claus dan mendapatkan lonceng perak yang hanya dapat didengar oleh mereka yang percaya. Momen ini menghidupkan kembali rasa percaya pada Santa dan semangat Natal. Film ini dinominasikan untuk tiga kategori Oscar, termasuk Musik Orisinal Terbaik, berkat visualnya yang memukau dan cerita yang penuh kehangatan.
Buddy, seorang bayi manusia, tanpa sengaja masuk ke dalam tas Santa Claus dan terbawa ke Kutub Utara. Ia dibesarkan oleh para elf Santa Claus dan tumbuh besar dengan keyakinan bahwa ia juga seorang elf. Ketika ia dewasa, kebenaran terungkap bahwa Buddy sebenarnya adalah manusia, bukan elf, yang membuatnya memutuskan untuk pergi ke New York City untuk mencari ayah kandungnya, Walter Hobbs.
Setibanya di New York, Buddy menghadapi berbagai kesulitan karena sifatnya yang polos dan cara hidupnya yang unik. Walter, ayah Buddy, adalah seorang pengusaha keras yang sibuk dan tidak percaya pada Natal. Interaksi antara Buddy dan dunia nyata menghasilkan momen-momen lucu sekaligus menyentuh. Buddy juga jatuh cinta pada Jovie, seorang pekerja di toko mainan, yang membantu Buddy menyebarkan semangat Natal.
Buddy berhasil mengajarkan Walter tentang pentingnya keluarga dan keajaiban Natal. Film ini penuh dengan humor ringan dan pesan emosional yang kuat. Elf menjadi salah satu film Natal modern yang dicintai dan mendapatkan perhatian di Oscar untuk kategori Lagu Orisinal Terbaik.
Amanda Woods dan Iris Simpkins, dua wanita dengan masalah cinta yang rumit, memutuskan untuk bertukar rumah selama musim liburan Natal. Amanda, seorang produser film sukses dari Los Angeles, pindah ke rumah kecil milik Iris di pedesaan Inggris. Sementara itu, Iris tinggal di rumah mewah Amanda untuk melarikan diri dari patah hatinya.
Di Inggris, Amanda bertemu dengan Graham, saudara laki-laki Iris yang baik hati dan penuh perhatian. Hubungan mereka yang awalnya canggung berkembang menjadi kisah cinta yang indah. Di Los Angeles, Iris menjalin persahabatan dengan Miles, seorang komposer musik yang mengajarkannya untuk percaya pada cinta lagi.
Cerita ini berpusat pada perjalanan emosional kedua wanita dalam menemukan makna cinta dan kebahagiaan. The Holiday mendapatkan perhatian karena visualnya yang indah dan cerita yang menggambarkan kehangatan musim Natal dengan sempurna.
Adaptasi animasi dari kisah klasik karya Charles Dickens ini membawa kembali cerita ikonik tentang Ebenezer Scrooge, seorang pria tua yang pelit dan tidak memiliki semangat Natal. Scrooge menjalani hidupnya dengan mengutamakan uang di atas segalanya, bahkan mengabaikan hubungan sosial dan emosionalnya dengan orang-orang di sekitarnya.
Pada malam Natal, ia dikunjungi oleh tiga roh: Roh Natal Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan. Ketiga roh tersebut memperlihatkan kepada Scrooge bagaimana keegoisannya memengaruhi hidupnya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Perjalanan spiritual ini membuka mata Scrooge, membuatnya menyadari bahwa ia harus berubah sebelum semuanya terlambat.
Film ini berakhir dengan Scrooge berubah menjadi pribadi yang lebih baik, menyebarkan kebaikan dan kebahagiaan kepada orang lain. A Christmas Carol dinominasikan untuk beberapa penghargaan, termasuk Musik Orisinal Terbaik, berkat teknologi animasi motion-capture yang memukau dan alur cerita yang menghidupkan kembali nilai-nilai klasik Natal.
Film ini adalah adaptasi live-action dari cerita klasik Dr. Seuss yang mengikuti perjalanan Grinch, makhluk hijau pemarah yang tinggal di Gunung Crumpit, jauh dari penduduk Whoville yang periang. Grinch membenci Natal dan berniat mencuri semua hadiah dan dekorasi Natal di Whoville untuk menghentikan perayaan tersebut.
Namun, rencananya terganggu ketika ia bertemu dengan Cindy Lou Who, seorang gadis kecil yang percaya bahwa Grinch masih memiliki hati yang baik. Interaksi dengan Cindy membuat Grinch mempertanyakan pandangannya tentang Natal dan masyarakat Whoville. Pada akhirnya, Grinch menyadari arti sebenarnya dari Natal, yaitu kebersamaan dan kebaikan hati.
Dibintangi oleh Jim Carrey sebagai Grinch, film ini memenangkan Oscar untuk Tata Rias Terbaik, berkat transformasi luar biasa Carrey menjadi karakter ikonik ini. The Grinch tetap menjadi salah satu film Natal favorit hingga saat ini.
Film ini menceritakan Jack Campbell, seorang pengusaha sukses yang memilih karier daripada hubungan pribadi. Pada malam Natal, ia bertemu dengan seorang pria misterius yang memberinya kesempatan untuk melihat seperti apa hidupnya jika ia memilih jalan yang berbeda.
Jack terbangun keesokan harinya di kehidupan alternatif, di mana ia adalah seorang pria keluarga yang tinggal di pinggiran kota bersama istrinya, Kate, dan anak-anak mereka. Meskipun awalnya terkejut dan bingung, Jack perlahan mulai menikmati kehidupan sederhana tersebut dan memahami arti kebahagiaan sejati.
Cerita ini mengajarkan Jack tentang nilai cinta dan keluarga, memberikan pesan yang mendalam tentang prioritas hidup. Film ini mendapatkan perhatian di ajang penghargaan, terutama karena penampilan Nicolas Cage sebagai Jack. The Family Man menjadi salah satu film Natal modern yang penuh makna.
Itu dia deretan film bertema natal modern yang berhasil masuk nominasi oscar. Film-film berkualitas di atas bisa jadi referensi kamu untuk menonton bersama dengan keluarga di hari natal nanti Geeks.








Comments
Post a Comment